Tapi, mereka tidak akan pernah puas…. November 9, 2008
Posted by ciptabiru in Umum.add a comment
Senin (9/11) pukul 00.30 ada sebuah SMS masuk. Isinya begini :
Innalillahi wa inna ilaihi roji’un. Telah berpulang ke haribaan Allah, tiga mujahid pembela panji Islam. Mari kita teruskan perjuangan mereka. Allohu Akbar!..
Aku menundukkan kepala. Sejenak mendoakan ketiga orang itu, agar apa yang mereka lakukan menjadi peringatan bagi saudara-saudaranya dan musuh-musuhnya. Peringatan agar lebih berani menyuarakan kebenaran bagi saudara-saudara seiman. Dan peringatan bagi musuh-musuh Islam, bahwa kita tidak boleh diinjak-injak.
Eksekusi trio bom bali ini memang sarat dengan kepentingan politik. Analogi gampangnya begini. Di Rutan Batu Nusakambangan itu ada beberapa orang yang mendapat vonis mati. Tapi setelah sekian tahun, atau bahkan puluhan tahun, mereka tak kunjung dieksekusi.
Tapi karena tekanan Amerika, Inggris dan Australia, eksekusi mati ketiga warga negara Indonesia itu anehnya cepat sekali dilaksanakan. Padahal ada novum yang menyatakan bahwa bom di Pady’s Cafe dan Sari Club itu adalah bom thermo nuklir. Bom yang tidak mungkin dibuat di Indonesia karena bahannya tidak ada. Negara-negara yang punya akses untuk membuatnya paling mungkin adalah Australia, Inggris dan Amerika.
Kaitkan dengan war on terorism-nya George W Bush (laknatulloh ‘alaih). Dia butuh legitimasi untuk membuat citra Islam sebagai agama yang jahat. Menghalalkan pedang dan senapan untuk mencapai tujuan. Karena itu layak ditempeli cap sebagai teroris. Setelah itu dia akan mendapat legitimasi masyarakat dunia untuk menghancurkan Islam dan simbol-simbol kekuatan Islam yang berjuang melawan kebengisan mereka (Amerika and the gank)
CIA dan agen intelejen Inggris tahu benar kapan bom milik trio bomber itu akan meledak. Mereka telah dengan sangat detil memperhitungkannya. Sehingga ketika mereka menembakkan missil berisi hulu ledak mikro nuklir, ledakannya akan bersamaan dengan efek yang sangat hebat.
Mereka sukses membuat opini publik bahwa trio bomber itu adalah teroris. Mereka sukses menggiring pemikiran masyarakat, bahwa teroris itu adalah orang Islam yang fanatik. Sehingga menimbulkan ketakutan orang untuk fanatik pada agama rahmatan lili ‘alamin ini.
Tapi mereka tidak akan berhenti sampai di sini. Indonesia adalah negara Muslim terbesar di dunia. Indonesia adalah target yang harus dihancurkan, meskipun mungkin belum dengan cara langsung seperti halnya Irak, Afganistan, Siria, Somalia, atau yang mungkin segera akan dilakukan adalah Iran. dan di Indonesia ini, masih ada jutaan Amrozy, Mukhlas dan Imam Samudra.
Karena itu, mereka tidak akan pernah puas. Sebelum agama pembawa keselamatan ini bisa dihancurkan. Na’u dzubillahi mindzalik…
