jump to navigation

Metamorfosa

Saat awal menulis blog ini, aku begitu penasaran dengan yang namanya misteri. Karena itu aku berniat mencatat satu demi satu misteri yang ada di sekelilingku. Mulai dari warna biru sampai hal-hal berbau ghaib. Namun seiring berjalannya waktu, seperti halnya fase perkembangan manusia, aku pun semakin mendapatkan titik terang, kemana bakal memfokuskan tulisan.

Awal-awal nge-blog, aku pun sama seperti remaja yang sedang mencari jati diri. TakĀ  tahu seperti apa sebenarnya kita ini sekarang dan yang akan datang.

Tapi kemudian aku menyadari bahwa semakin lama, semakin banyak hal yang tidak kumengerti. Itu artinya semakin banyak pula misteri yang aku temukan. Dan lebih dari itu, aku merasa tak akan sanggup menuliskan satu demi satu misteri yang ada di dalam tubuhku sekalipun.

Ada satu hal yang muncul belakangan yang ternyata lebih menarik untuk selalu kutuliskan. Cinta. Ya, kata yang bagi sebagian orang akan dibilang genit itu menjadi tematik yang mulai kuikuti dengan rasa setia.

Kecintaan seorang makhluk lemah pada penciptanya. Kecintaan seorang kakak yang (nyaris) tak bisa hidup tanpa ketiga adiknya. Kecintaan seorang anak yang selalu menanti bertemu dengan bundanya di surga firdaus. Kecintaan seorang lelaki yang menantikan kedatangan bidadari penghuni surga. Dan kecintaan seorang makhluk fana untuk menjadi jiwa yang tenang, yang dipersilahkan oleh pemilik hidupnya untuk berjalan lurus ke depan, memilih pintu surga yang dikehendakinya.

Kebanyakan orang menulis blog untuk menaikkan rating kunjungan. Aku tidak berpikir demikian. Itulah kenapa aku tak mau mengikuti trend membahas segala macam kejadian cabul apalagi ikut2an memajang gambar dan video cabul. Na’udzubillah mindzalik.

Bagiku, blog adalah separuh hidup. Yang didalamnya aku merenda hari-hari penuh cintaku pada kekasih hidup dan matiku, pada tiga adik terhebatku, pada selembar jiwa penuh sahaja yang selalu tersenyum menatapku dari surgaNya, dan pada karunia dan nikmatNya.

Jadi tak masalah kalopun blogku hanya aku sendiri yang mengunjungi. Toh ini memang catatan untuk diriku sendiri dan kekasihku. Hanya aku dan Dia yang mengetahui. ya hanya aku dan dia…….

Komentar»

1. KOESnadi - Maret 15, 2009

Aslkm…..
Artikel2nya menarik…..TERUS BERJUANG!

2. chuckmamad - Juni 19, 2009

terus lanjutkan-ngeblog bukan mikirin rating. Ngeblog juga bukan buat nyari uang….(tapi kalau ada ya silahkan saja) apapun yang anda lakukan berdasar niat anda, niatlah yang membingkai keselamatan anda.